Selasa, 29 November 2005

Hunting Masjid

Hunting mesjid, kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya mencari masjid. Mungkin memang terdengar sedikit aneh, tapi itu adalah satu dari kebiasaan-kebiasaan anehku lainnya. Biasanya, di Bandung, masjid yang biasa aku jambangi adalah di masjid-masjid besar. Misalnya Masjid PUSDA’I, Masjid Al-ukhuwah, Masjid Istiqomah, Masjid Salman ITB, Masjid Al-furqon UPI, sampai Masjid Al-kautsar di Sumbawa, Masjid Agung di Alun-alun dan Masjid Jendral Sudirman di Katamso, dan beberapa masjid lain yang aku sendiri tidak tahu namanya. Masjid yang kupilih biasanya masjid yang arsitektural dan interiornya unik dan menyenangkan. Pokoknya masjid itu tempat yang begitu menyenangkan untuk kukunjungi.

Kebiasaan hunting mesjid ini tidak hanya sekedar untuk jalan-jalan, tapi juga untuk sholat berjama’ah, merasakan atmosfer khas yang biasanya membuatku lebih semangat, untuk mentoring-mentoring, dan rapat-rapat (nggak jarang aku mentoring dan rapat di masjid yang jauh-jauh itu, yah…sambil jalan-jalan gitu….) Kadang juga untuk merenung, menata dan merencanakan hidup. Sehingga, tidak jarang, aku menemukan inspirasku di masjid-masjid ini. Juga setelah itu, kalo ada interior atau arsitektural yang menarik, biasanya kuabadikan dengan kamera digital yang selalu kubawa kemanapun aku pergi.


Setibanya di Jakarta, kebiasaanku hunting masjid ini tak berubah, hanya saja kesibukanku yang ‘lumayan’, membuatku memiliki keterbatasan waktu untuk melakukan kebiasaan ini. Hanya masjid-masjid dekat yang aku kunjungi, diantaranya masjid Hidayatulloh di daerah Karet, dekat kantor,dekat Plaza semanggi, Masjid PP, di Plaza PP TB simatupang, Masjid Barkah Al-Mubarokah deket rumah di daerah Pasar Rebo, Masjid Al-azhar dekat Blok M, Masjid At-Tien, dan Masjid SMA 3 Jakarta di daerah Setiabudi ( dekat kostku sekarang).
Masjid yang paling sering kukunjungi ya masjid SMA 3 itu, masjid yang cukup besar untuk ukuran masjid sekolah; bersih, teduh dan begitu menyenangkan. Aku sering sekali sholat berjama’ah di masjid ini, sholat maghrib, isya’, bahkan sholat subuh….
subuh??tunggu dulu…ga salah ni?

Ya, begitulah, aku biasa sholat subuh berjama’ah di masjid ini, karena masjid ini dekat sekali dengan kost-ku, sambil menghirup udara pagi segar dan seperti biasa, ditemani secangkir susu coklat hangat dan roti manis…mmmmmm….

Ada nuansa yang berbeda di masjid ini, aku begitu merasakan fungsi sosial dari sebuah masjid. Ya, di masjid inilah aku berkenalan dengan ibu-ibu dan masyarakat sekitar, sesuatu yang tidak aku temukan di Bandung…cukup menyenangkan, aku punya kegiatan baru, komunitas baru, komunitas ibu-ibu…


Well, semoga di Itali nanti kebiasaan hunting mesjidku ini jadi lebih menyenangkan

5 komentar:

  1. komunitas ibu2.....hmmm.....Shinta Banget!!!. Kapan pulang Bu SHinta ?

    BalasHapus
  2. wah...tia. jangan gt dunk ngeledeknya :(
    weekend ini aku pulang tia
    c.u !!

    BalasHapus
  3. Well, semoga di Itali nanti kebiasaan hunting mesjidku ini jadi lebih menyenangkan

    Whuaiks, kamu mau ke Itali Shin? Asyik bisa nitip macam-macam :D

    BalasHapus
  4. shinta, ke itali ya.....ikuuuuuuuuuuuuutttttttttttttt.......:)

    BalasHapus
  5. Masjid dekat Plaza Semanggi masjid apa namanya? Dimananya?

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...